HIDUP YANG ASIK

HIDUP YANG ASIK
Tampilannya aja kelihatan enak, apalagi rasanya?

Tiap sore, adakalanya Ibu menciptakan ide-ide nan brilian namun dadakan, dengan caranya yang suka tiba-tiba bilang.

"Den masak yuk!"

"Mau buat apa hari ini?" jawabku.

"Ada deh, ni baru liat video nya."

begitu balasnya..

Ciri khas Ibu itu yang kadang buat ku suka ga habis pikir, akan ada pertarungan apa lagi di dapur nanti.

Tapi sini aku kasih bocoran, Ibu itu senang buat makanan yang berhubungan dengan pastry, atau jenis olahan yang menggunakan tepung, kuning telur, susu, keju dan lainnya. Sering kita juga suka ubek-ubek dapur, dan lihat ada bahan apa saja yang bisa kita olah. Untuk semua karya Ibu, bisa dibilang aku adalah fans nomer satu.

Beragam raut bisa juga muncul, ibarat latihan acting mulai dari senyum lebar, senyum simpul, senyum 5cm, menyeringai bahkan kening yang mengkerut. Jujur aku juga sering terlibat dalam pertarungan antara adonan dan pemanggangnya, karena di waktu itulah bisa jadi ruang khidmat untuk kita bisa curhat.

Pemandangan pada wajan mungkin kadang sedikit hitam kegosongan, rasa di lidah bisa juga kemanisan, yang ada hambar atau tawar. Tapi bagiku semua buah hasil tangannya adalah mahakarya, dan sebagai fans nomor satu Ibu aku bertanggung jawab untuk menghabiskannya. Meski kadang aku suka protes,

"Bu, kok gini ya rasanya? perasaan tadi udah pas deh ngikutin yang di video."

"Tampilan kadang suka menipu, tapi ga tau namanya juga masih belajar, entar kita buat yang lebih enak ya!"

 

Terimakasih ya Tuhan, aku punya Ibu yang asik...