Kekasihku Pergi

Kekasihku Pergi

Berharaplah hanya pada Tuhan.
Katanya sambil melenggang melambaikan tangan.

Tuhan yang mana.
Aku berseru bertanya.

Dia berbalik dan tersenyum tipis.
Aku menunggu penjelasannya yang terbiasa logis.

Bibirnya mulai mengeluarkan kata-kata.
Tuhan manapun yang kau yakini, karena disitulah kau akan kembali.

Aku terisak mengharap lebih.
Lalu bagaimana dengan rajutan kasih, yang katamu menutupi pedih.

Kakinya melangkah mundur.
Maaf, terkadang usaha keras pun hasilnya kurang mujur.
Dan akhirnya kita akan munculkan tanya.
Seperti katamu tadi, Tuhan yang mana.