NADIR

apa yang ada di benak saat nadir

NADIR
menyadari langit dan nafas

Berlari aku 
Tersungkur dipintumu 
Tak kuasa mengetuk


Terkilas saat itu
Aku menulikan hatiku 
Membutakan jiwaku


Membanting pintu
Merentang jarak 
Meninggalkanmu


Ah kau terkasih...
Buram kilasmu 
Tertutup isakku


Tiada pintu
Dihadapku
Hanya ulur tanganmu
Mendekap kekerdilan jiwaku...


Kukembalikan napasku
Pada udara...