TIDAK PERLU KATA MERDEKA

TIDAK PERLU KATA MERDEKA

Bebas, berarti dapat mengekspresikan diri menjadi lebih baik lagi. Juga bisa bergerak dengan mudah untuk mencapai tujuan. Hal yang paling menyenangkan adalah ketika kita bisa mempergunakan kemudahan itu sebaik mungkin, juga bertanggung jawab terhadap hasilnya.

Berdiri sendiri, ibarat menjadi pohon dalam lapang tandus. Benci untuk membuat orang lain yang malah mengurus, berperilaku mandiri lahir dan bathin. Sesungguhnya independensi adalah eklusifitas yang banyak diasalah artikan juga diremehkan, tapi sebenarnya memiliki nilai yang sangat berharga. Berani dalam melakukan tindakan, cakap dalam menyelesaikan permasalahan.

Berlapang-lapang, bukalah potensi diri kita dalam hidup ini. Dengan membuka pikiran, wawasan akan datang. Dengan membuka perasaan, hati akan ikut senang. Sesungguhnya tenang dalam bertindak, bijak dalam menapak. Apa yang kau tanam itu yang kau tuai. Mulai dengan niat baik agar membawa hasil yang baik.

Independen, untuk setiap ide yang dikeluarkan Jika kita punyai gagasan sebaiknya segera disampaikan. Jangan sampai ide itu hanya sebatas angan khayalan yang tak kunjung diwujudkan. Kalau kau diberi kesempatan untuk memulai, bersiaplah untuk jalan yang tak landai.

Langgas, dalam menembus kebiasaan lama. Tidak terikat dan bekerja secara efisien. Laksana burung Elang yang dapat terbang tinggi kemanapun dia mau. Ia tidak takut pada ketinggian karena ia tau batasnya, ia tidak takut terhadap jarak, karena ia tau kemana arah akan tujuannya.

Leluasa, tidak akan membuatmu angkuh. Sifat yang malah menantang pandangan mu bahwa kau adalah satu bagian kecil dari dunia ini. Area adaptasi memberikan kesempatan untuk menggali potensi diri. Mungkin tak cukup jika hanya berkata, syairkan juga bahkan lewat nada.

Lepas, bukan berarti hilang. Hilang dan menghilang memiliki arti yang berbeda, jadilah diri yang memiliki sifat alami. Jika ingin lepas, jangan pula memulai hal secara bergegas. Hidup tidak selucu itu, pahami kemana kau akan pergi, dan tau kapan kau harus kembali.

Lolos, bukan berarti melarikan diri, melainkan memberi kesempatan dalam hidup untuk mencoba kembali. Memulai yang baru untuk awal yang seru. Membuka belenggu kreatifitas, agar bisa menciptakan karya emas. Meski gagal tidak terpuruk, berani mencoba lagi bukan hal yang buruk.

Mandiri dalam bertindak, teguh dalam berkehendak, dan kukuh dalam bersikap. Jikapun semua harus mati ingatlah untuk selalu memberi. Jadikan diri sendiri sebagai kunci bukan duri.

Sesuka hati untuk berekspresi, karya itu tidak akan membuat dirinya sendiri. Kebebasan dalam melakukan kebiasaan yang tidak biasa. Melaksanakan tugas juga memberi kreativitas untuk berkembang.

Jadi, kau pilih yang mana?