Mudik Asyik Lebaran Tahun Ini

Merayakan lebaran di kampung halaman mengobati rasa rindu yang tertunda. Tetap prioritaskan kesehatan dan keselamatan bersama.

Mudik Asyik Lebaran Tahun Ini
MUDIK... MUDIK...

 

 

            Kata bapakku, mudik ya mudik tapi ingat pandemi covid-19 belum usai ia baru melandai. Eling lan waspodo (ingat dan waspada) imbuh ibuku. Suatu nasihat bijak kedua orangtuaku, aku harus merenungkannya sungguh-sungguh, bahkan tidak cukup hanya kurenungkan saja melainkan harus kuperhatikan dan kupenuhi harapannya. Betapa tidak, karena sudah dua kali hari raya idul fitri kami terkendala untuk mudik gara-gara pandemi covid-19. Oleh karena itu, momentum hari raya idul fitri kali ini adalah kesempatan terindah untuk bertemu langsung, berjabat tangan, berpelukan erat melepas rindu yang tertunda.

            Kali ini mudik jadi asyik karena ada ijin untuk mudik, ada hari libur dan ada cuti bersama, ada transportasi mudik gratis, dan yang berbayarpun ada bermacam-macam transportasi umum yang bagus-bagus. Seperti bus, mobil travel, kereta api, selain mobil pribadi, kapal laut dan pesawat udara. Alangkah indahnya kesempatan ini, sebagaimana kita tahu bahwa kesempatan itu sulit datang berulang, maka jemputlah! Namun, keinginan/kebutuhan mudik yang menggebu-gebu hendaknya dibarengi dengan kehati-hatian menjaga diri dengan tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

            Pembaca yang budiman masih ingat peristiwa meledaknya kasus penularan covid-19 setelah merayakan lebaran tahun 2021 yang lalu, fatal akibatnya jika abai! Semoga lebaran tahun ini (2022) mobilisasi masyarakat bisa dikendalikan dengan baik. Jangan sampai kasus covid-19 meledak saat atau usai lebaran, itulah pesan wanti-wanti Bapak Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin. Sampai-sampai beliau menghimbau agar masyarakat melakukan tradisi pertemuan dengan kerabat dan keluarga secara daring saja.

Selain mengantisipasi masalah covid-19, keselamatan perjalanan warga masyarakat juga menjadi prioritas yang tidak boleh diabaikan. Pengecekan kendaraan yang cermat, kesehatan pengemudi dan kapasitas jumlah penumpang harus diperhatikan sungguh-sungguh. Bapak Presiden pun berpesan agar seluruh warga masyarakat waspada, jangan sampai perjalanan mudik memicu gelombang baru penularan covid-19. Pemerintah selalu meletakkan keselamatan masyarakat, baik keselamatan selama perjalanan mudik pergi-pulang maupun kesehatan sebagai prioritas utama di samping hal vaksinasi baik dosis ke dua maupun dosis penguat.

 

 

Tradisi Mudik

            Apakah tradisi mudik itu keharusan? Kalau jawabnya ya, maka pertanyaan berikutnya adalah siapa yang mengharuskan? Sejak kapan tradisi itu dilaksanakan? Bagaimana mudik dapat dilaksanakan dengan aman, selamat dan tetap sehat serta penuh keceriaan. Tahun ini benar-benar antusiasme warga masyarakat untuk mudik sangat tinggi. Salah satu bukti bahwa roda perekonomian berputar lagi, sekalipun gelombang PHK (Pemutusan Hubungan Kerja) juga tetap ada. Oleh karena itu, penulis menghimbau, kalau Anda karyawan ya bekerja dan berprestasilah sebagus mungkin, kalau Anda entrepreneur ya teruslah berpikir dan bertindak kreatif-inovatif.

            Biarlah tradisi mudik yang sudah berlangsung sejak dahulu kala ini tetap bisa dilakukan dengan aman dan dapat mengobati rasa rindu kampung halaman, kangen kuliner masa kecil, kangen masakan ibu atau nenek, kangen suasana sawah ladang yang terhampar menghijau bak permadani. Oooh semua itu memang menggoda siapapun yang berasal dari kampung. Benar-benar mudik tahun ini membuat Jakarta ‘kosong’, diperkirakan ada lebih kurang empat belas juta orang meninggalkan Jakarta. Lalu lintas lengang, hiruk pikuk deru kendaraan bermotor pun mereda. Inilah saatnya bagi warga yang tidak mudik untuk menata lingkungan, mengatur rumah, membenahi diri, agar segera tercapai Herd Immunity. Berhubung kini lebih dari 90% warga negara Indonesia sudah memiliki anti bodi covid-19, demikian tutur Menteri Kesehatan.

            Selanjutnya dikatakan, liburan lebaran 2022 boleh mudik tapi tidak untuk bepergian ke luar negeri, tujuan keluar negeri dinyatakan agar ditunda dulu, artinya hanya diperbolehkan untuk rute domestik. Hal ini disebabkan kondisi pandemi di luar negeri berbeda dengan di Indonesia, sehingga mereka yang mengadakan perjalanan keluar negeri dikhawatirkan dapat tertular virus. Sekali lagi, pandemi saat ini belum berakhir sehingga masyarakat harus tetap waspada. Sejumlah negara, antara lain China, Shanghai dan Korea mengalami peningkatan corona yang cukup signifikan. Jangan sekali-kali memiliki rasa sombong sekalipun Indonesia berhasil melakukan pergerakan lebih cepat dalam menangani covid-19.

            Jaga terus disiplin pakai masker dimanapun dan kapanpun selain hal-hal kebersihan lainnya seperti rajin mencuci tangan dengan sabun. Syarat perjalanan mudik lebaran 2022 adalah vaksin booster bagi mereka yang berusia 18 tahun ke atas, jika belum mendapatkan vaksin booster harus tes covid-19 terlebih dahulu dengan menggunakan PCR atau antigen. Sedangkan bagi usia 18 tahun ke bawah cukup vaksin covid-19 dosis ke dua. Semua persyaratan tersebut dilakukan pemerintah agar mudik tak berdampak negatif terkait pandemi covid-19.

            Akhirnya, ijinkan  penulis juga menyampaikan selamat mudik, selamat bertemu dan kangen-kangenan dengan orangtua, keluarga, kerabat dan teman-teman di kampung halaman dengan asyik dan penuh keceriaan. Tetap ingat prioritaskan kesehatan dan keselamatan, jangan sampai gara-gara mudik sebentar, meledak corona menggelegar. Sampai jumpa lagi di Jakarta dalam kondisi sehat – selamat – bahagia!

 

Jakarta, 19 April 2022

Salam penulis: E. Handayani Tyas; Universitas Kristen Indonesia – tyasyes@gmail.com

              

Dapatkan reward khusus dengan mendukung The Writers.
List Reward dapat dilihat di: https://trakteer.id/the-writers/showcase.